Ketahui 10 Profesi Dokter Spesialis Idaman Generasi Muda

Nasional

Profesi dokter adalah salah satu profesi yang mulia yang banyak diminati oleh generasi muda saat ini. Pasalnya prospek kerja yang menjanjikan, prestise serta banyak manfaat lain yang di dapatkan dari pekerjaan sebagai seorang dokter itulah penyebabnya. Ada berbagai macam profesi dokter spesialis yang sangat diminati oleh generasi milenial kini. Salah satu contohnya adalah dokter anak. Maka tidak mengherankan apabila profesi dokter spesialis anak tersebut memiliki banyak mahasiswa yang menimba ilmu di sana.

10 Profesi Dokter Spesialis Idaman Bagi Generasi Muda Yang Wajib Anda Ketahui

Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai 10 dokter spesialis idaman generasi muda yang wajib Anda ketahui.

1) Spesialis Bedah

Dalam dunia kedokteran tingginya angka penggunaan tindakan bedah untuk menyembuhkan suatu penyakit membuat kebutuhan akan dokter spesialis bedah terus meningkat. Proses pendidikan yang sulit membuat sebagian dokter cenderung enggan untuk mengambil spesialis ini. Padahal apabila mampu menekuninya secara baik dan benar maka spesialis ini mampu memberikan omset yang fantastis.

2) Spesialis Jantung

Selanjutnya profesi dokter spesialis yang menjadi idaman bagi generasi muda saat ini adalah spesialis jantung. Hal tersebut dikarenakan masih sedikitnya dokter spesialis jantung yang ada saat ini serta tuntutan akan kebutuhan dokter spesialis jantung yang terus meningkat.

3) Spesialis Saraf

Profesi dokter spesialis saraf juga digadang-gadang untuk menjadi profesi yang idaman di kemudian hari. Pasalnya proses pendidikan yang cukup rumit dan tingkat kesulitan yang tinggi membuat para generasi muda tertantang dan menginginkan spesialis tersebut.

4) Spesialis Anak

Profesi dokter anak juga menjadi salah satu profesi yang paling banyak diminati dan diinginkan di kalangan dokter spesialis. Apalagi bagi Anda yang memiliki jiwa kasih sayang bagi anak-anak maka spesialis inilah yang tepat bagi Anda.

5) Spesialis Paru-Paru

Tingginya angka penyakit paru-paru di Indonesia dan di dunia juga merupakan salah satu profesi dokter spesialis ini menjadi dambaan bagi para dokter umum yang melanjutkan ke jenjang spesialis.

6) Spesialis Penyakit Dalam

Hampir di setiap rumah sakit tentu membutuhkan dokter yang khusus menangani penyakit dalam. Itulah mengapa jurusan spesialis ini memiliki banyak peminat dari tahun ke tahun berikutnya.

7) Spesialis Mata

Spesialis mata juga merupakan salah satu profesi dokter spesialis yang banyak diminati saat ini. Pasalnya penyakit akibat gangguan penglihatan ini memiliki jumlah peningkatan yang kian bertambah dari waktu ke waktu.

8) Spesialis Obgyn

Tingginya angka persalinan dan kelahiran yang bermasalah di Indonesia juga merupakan salah satu latar belakang mengapa profesi spesialis obgyn ini semakin diminati di kalangan para dokter.

9) Spesialis kulit dan kelamin

Kini nilai estetika dari suatu penampilan kian mendapatkan sorotan. Termasuk juga penampilan yang dapat dilakukan perubahan atau perbaikan dengan tindakan medis. itulah mengapa profesi dokter spesialis kulit dan kelamin ini sangat diminati.

10) Spesialis THT

Gangguan di telinga, hidung dan tenggorokan tentu akan semakin meningkat dikarenakan pola hidup yang tidak sehat. Selain itu, ketiga saluran ini juga berpotensi untuk menyebarkan penyakit ke bagian tubuh lainnya. maka  peran dari dokter spesialis THT sangat dibutuhkan untuk mengatasi hal tersebut.

Ketahui Hal Berikut Sebelum Menempuh Jurusan Kedokteran

Sebelum menempuh pendidikan di jurusan kedokteran maka Anda perlu mengetahui hal berikut. Pertama membutuhkan dana yang cukup besar. Hal tersebut tentu berkaitan dengan praktik kedokteran dan risikonya terhadap pasien nanti. Kedua membutuhkan waktu yang cukup panjang. Untuk menjadi dokter spesialis maka waktu pendidikan Anda akan bertambah panjang. Ketiga tingkat stress dan kesulitan sangat tinggi. Hingga saat ini profesi dokter anak masih menjadi salah satu profesi spesialis yang paling banyak peminatnya.

Continue Reading

Semua Pihak Diminta Percaya Terhadap Penyelenggara Pemilu

Nasional

Pemilu tahun 2019 ini memang telah diprediksi akan menjadi pemilu dengan persaingan yang sangat sengit. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan pemilu kali ini melibatkan pilpres (pemilu presiden) dan juga pileg (pemilu legislatif) di provinsi dan daerah. Pemilu- pemilu yang sebelumnya belum pernah terjadi pemilu serempak seperti tahun ini, maka jelaslah para pengamat memprediksikan bahwa pemliu 2019 akan menjadi pemilu yang sangat ramai.

Menariknya, dalam pemilu presiden ini hanya melibatkan dua pasangan calon presiden yang mendaftar pilpres namun ternyata respon masyarakat begitu besar dan sangat luar biasa. Berbagai hal terjadi sebelum pencoblosan, banyak informasi-informasi hoaks yang menyebar di masyarakat sehingga menimbulkan kebencian antara pendukung paslon capres 01 dan 02. Luar biasa memang, media sosial juga menjadi sarana penyebaran hoaks di masyarakat sehingga pada kampanye pilpres kali ini sangat terlihat sekali ketegangan dan perbedaan pandangan diantara para pendukung kedua capres. Padahal pada pilpres-pilpres sebelumnya justru tidak terjadi ketegangan dan menimbulkan permusuhan antar pendukung paslon.

Semua Pihak Diminta Percaya Terhadap Penyelenggara Pemilu

Ketegangan dan perbedaan pendapat antara kedua kubu telah diprediksi pula setelah proses pemilihan terjadi. Memang benar, wajar bila setiap paslon capres ingin memperoleh kemenangan karena begitu besar dan banyak sekali hal-hal yang sudah dikorbankan demi keberlangsungan kampanye dan menarik para simpatisan. Baru hasil quick count atau perhitungan cepat yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei, semua hasilnya memenangkan paslon capres Jokowi-Ma’ruf (01).

Namun ternyata beberapa kejadian terjadi pada hari-hari selanjutnya, dimana pasangan capres nomor urut 02 (prabowo-sandi) dan para pendukungnya melihat banyak sekali kecurangan-kecurangan yang terjadi pada pemilu kali ini yang justru merugikan pihak paslon 02. Prabowo-sandi sempat mendeklarasikan kemenangan mereka sebesar 62% menurut hasil real count yang dilakukan oleh lembaga survei dari pihak BPN (badan pemenangan nasional). Jelas ini berbeda dengan hasil mayoritas lembaga survei pemilu yang ada di Indonesia ini.

Kedua pasangan calon capres dan cawapres menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan terus mengawal perhitungan suara hasil pemilu. Naun, dari informasi-informasi diatas ternyata menimbulkan keresahan dan ketegangan di lapisan masyarakat. Akhirnya, muncullah pihak-pihak yang tidak percaya dan tidak mendukung serta mengapresiasi penyelenggaraan pemilu yang dilakukan oleh KPU.

KPU Memastikan Tidak Melakukan Kecurangan

Beberapa alasan mengapa banyak pihak yang tidak percaya terhadap keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang dilakukan oleh KPU, yaitu:

  1. KPU dianggap telah gagal dalam hal pendistribusian surat suara terutama ke daerah-daerah terpencil. Hal ini menyebabkan ada beberapa daerah yang melakukan pemilu bukan pada tanggal 17 April melainkan pada tanggal 18 April karena surat suara baru sampai ke daerah tersebut.
  2. Ada beberapa surat suara yang diduga telah rusak dan sudah dalam keadaan sudah dicoblos sehingga kemenangan mutlak tenyata pada salah satu paslon capres. Hal ini masih hanya bersifat dugaan beberapa pihak saja.
  3. Ada banyak tragedi yang terjadi sebelum dan setelah pencoblosan tanggal 17 April, yaitu pembakaran surat suara yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang terlalu fanatik terhadap salah satu pasangan calon presiden tertentu sehingga KPU dianggap sangat lalai dalam melakukan pengawasan dan keamanan saat pemilihan.
  4. Banyak yang menganggap KPU telah melakukan beberapa kecurangan dan dianggap tidak netral, terutama menurut beberapa pihak paslon capres dan cawapres nomor urut 02 lah yang paling banyak dirugikan padahal semua itu adalah info-info yang salah dan sangat menyesatkan jika disebarkan kepada masyarakat.
  5. Memang terjadi sedikit kesalahan saat entry data rekapitulasi hasil pemilu kedalam sistem perhitungan suara (situng). Padahal ketua KPU pusat, Arief Budiman membantah pihaknya melakukan kecurangan. Beliau menegaskan bahwa tidak ada niatan curang dari pihak KPU. Jika pun terdapat kesalahan dalam input data, maka kesalahan itu adalah murni human error karena kurangnya ketelitian saat menginput.

Melihat beberapa pemberitaan dan penyebaran informasi dari beberapa pihak yang tidak mengapresiasi pihak KPU, sudah jelas hal itu menimbulkan banyak masyarakat pula yang tidak yakin dan percaya terhadap kerja yang dilakukan KPU. Padahal pihak dunia telah banyak mengapresiasi pemliu yang dilakukan di Indonesia ini terutama untuk KPU, menurut mereka tidak mudah melakukan pemilu secara serentak dalam satu hari untuk melakukan pilpres dan pileg secara bersamaan dengan jumlah TPS sebanyak delapan ratus ribu lebih TPS dan tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Menurut komisaris KPU, menegaskan bahwa KPU telah melakukan banyak usaha untuk melancarkan proses pemilu 2019 ini dan selalu mengontrol dan mengawasi jalannya pemilu dari awal hingga akhir. Berhasil mendistribusikan surat suara ke delapan ratus ribu lebih TPS, dan menurutnya bahwa hanya sekitar 1000 an TPS yang mengalami hambatan saat pendistribusian karena medan lokasi yang kurang mendukung sehingga akhirnya telat melakukan pemilu.

Continue Reading

Jokowi Ajak Erick Tohir Dan Wishnutama Naik MRT

Nasional

Untuk menyapa dan bertemu dengan warga Jakarta, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo, naik Moda Raya Tepadu (MRT) yang kini sudah mulai beroperasi. Tidak sendirian, Jokowi ditemani oleh ketua umum TKN (tim kampanye nasional), Erick Thohir dan tokoh pertelevisian, Wishnutama. Capres nomor urut 01 ini juga bersama dengan beberapa relawan pendukung paslon capres 01. Dalam MRT terlihat antusias warga untuk menaiki moda transportasi baru yang ada di jakarta ini dan terbukti setiap harinya semakin banyak warga jakarta yang mulai mengurangi penggunaan kendaraan pribadinya dan lebih memilih naik transportasi umum MRT.

Ketiga orang penting ini juga membagikan momen berkesan mereka saat naik MRT dalam akun instagramnya. Menurut Jokowi, tidak ada acara atau kepentingan lain yang direncanakan sebelumnya namun mereka hanya ingin makan siang bersama sambil ngobrol-ngobrol santai. “Tahu sendiri, saya makan siang dengan pak Erick, ya makan siang saja.” Ujar Jokowi. Selain itu, dalam akun instagram milik Erick Thohir, beliau membagikan momen pada saat berada dalam MRT bersama dengan pak Jokowi dan masyarakat dengan caption “bersama pak @jokowi naik MRT, untuk pertama kalinya saya naik MRT jakarta. Saya senang sekali sama seperti warga jakarta lainnya. kita harus rawat dan jaga bersama MRT jakarta agar bisa terus menjadi moda transportasi pilihan warga jakarta”.

Inilah Gaya Kepemimpinan Jokowi

Semua rakyat Indonesia tahu bahwa presiden RI Joko Widodo merupakan sosok pemimpin yang merakyat. Gaya dan kebiasaan blusukan ala Jokowi ini ternyata terinspirasi dari pengalaman kehidupannya dahulu sebagai warga sipil yang selalu merindukan kehadiran sosok pemimpin yang bisa menemui rakyat secara langsung. Hingga akhirnya beliau menjadi seorang pemimpin yang akan mewujudkan keinginan mayoritas rakyat Indonesia yaitu kepemimpinan yang merakyat dan tahu bagaimana kondisi rakyat yang sebenarnya.

Tepatnya pada tanggal 20 April 2019, Capres Jokowi, Erick thohir, Wishnutama dan beberapa relawan melakukan agenda makan siang di salah satu food court Mall Grand Indonesia. Sore hari, pada jam 17.00 WIB Jokowi dan yang lainnya tiba di stasiun Bundaran HI dan menunggu kedatangan MRT. Setelah beberapa menit kemudian, MRT ini datang dan para warga menyambut kedatangan orang nomor 1 di Indonesia ini dengan sambutan yang hangat dan warga sangat antusias. Gaya kepemimpinan Jokowi yang selalu mendengarkan secara langsung keluhan rakyat membuat masyarakat tidak canggung lagi ketika ingin meminta foto bersama ataupun berjabatan tangan, karena itu sudah menjadi hal biasa bagi bapak Jokowi.

Jokowi, Mampu Menarik Perhatian Rakyat

Dalam MRT, lagu Indonesia Raya berkumandang saat Pak Jokowi beserta dengan tim nya ada disana sehingga lebih menambah kemeriahan dan keramaian dalam kereta. Meskipun begitu kita patut mengacungi jempol sebab masyarakat pun sangat tertib dan tetap tenang dalam MRT.  Menariknya lagi meskipun Jokowi dijaga ketat oleh Paspampres, namun beliau Joko Widodo tetap mengulurkan tangannya kepada warga yang ada disana dengan kerendahan hatinya.

Sore hari pada hari-H pemilu 2019 dilaksanakan, perhitungan suara hasil quick count sementara capres nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin yang lebih unggul dibandingkan paslon nomor urut 02 hingga hasil perhitungan quick count mencapai 100%. Tentu hal itu tidak terlepas dari kepercayaan dan kepuasan rakyat terhadap kepemimpinan Jokowi selama kurang lebih 4,5 tahun. Meskipun pekerjaannya belum selesai dengan cepat, beberapa kerja nyata yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi sebelumnya telah dapat dirasakan masyarakat Indonesia.

Continue Reading