Trump Jadi Tamu Negara Pertama Yang Bertemu Kaisar Baru Jepang

Internasional

Jepang merupakan salah satu negara di Asia yang sangat maju dan perkembangan kenegaraannya sangat bagus. Banyak negara-negara yang ingin mencontoh negara Jepang karena keberhasilannya dalam memajukan negara dan juga sikap tegasnya masyarakatnya dalam menghargai waktu. Hal ini menjadikan Jepang sebagai negara yang lebih mengutamakan kerja, kerja dan kerja. Sikap ini menjalar ke seluruh masyarakat di Jepang sehingga tidak heran jika Jepang adalah negara maju dan juga makmur karena masyarakatnya juga sangat menghormati dan tunduk terhadap perintah negara.

Akhir april ini, kaisar Jepang, Kaisar Akihito, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kaisar atas kemauan pribadinya dan akan segera digantikan oleh Putra Mahkota Naruhito yang rencananya akan dilantik pada tanggal 1 Mei 2019. Donald trump adalah orang asing pertama yang akan berkunjung ke pemerintahan Jepang dan sekaligus pertama kalinya Putra Mahkota Naruhito bertemu dengan orang asing setelah dilantik menjadi kaisar.

Siapa yang tidak tahu dengan nama Donald Trump ini, seorang pemimpin negara super power yaitu Amerika Serikat yang banyak dilirik oleh banyak pasang mata di dunia. Semua orang mengakui bahwa negara Amerika adalah negara yang kuat dan sangat maju sekali di Dunia. Sehingga akan menjadi kehormatan yang sangat besar bagi kaisar baru Jepang, Naruhito, sebagai kaisar baru dan langsung bertemu dengan pemimpin Amerika serikat yang sangat terkenal ini.

Donald Trump Ke Jepang, Untuk Memperkuat Ikatan Aliansi Jepang-AS

Donald trump beserta dengan istrinya, Melania, terakhir melakukan kunjungan ke Jepang pada bulan November 2017. Dan sekarang, pada tanggal direncanakan bahwa Presiden Amerika ini akan berkunjung ke Jepang pada tanggal 25-28 Mei 2019. Kunjungan ke Jepang ini untuk membahas beberapa hal yaitu:

  1. Membuktikan pada dunia bahwa hubungan antara Amerika dengan Jepang sangat baik, kuat dan bagus.
  2. Menurut Yoshihide Suga, kepala sekretaris kabinet Jepang, menjelaskan bahwa Jepang akan menjamu presiden Amerika Serikat sebagai tamu pertama di era baru Reiwa serta melambangakn bahwa ikatan aliansi yang dibuat oleh Amerika dengan Jepang itu sangat kuat dan tidak akan tergoyahkan oleh apapun.
  3. Trump berencana bertemu dengan Perdana Menteri Shizo Abe, mereka akan membahas tentang kerja sama untuk mendesak denuklirisasi Korea Utara dan juga membahas tentang penyelesaian masalah penculikan salah satu warga Jepang oleh Pyongyang tahun 70-an dan 80-an.
  4. Presiden Amerika serikat ini akan menerima jamuan dari Pemerintah Jepang, berbeda dengan kunjungan terakhirnya 2017 lalu yang hanya melakukan agenda kepresidenan dan bukan sebagai tamu kenegaraan. Sehingga pada saat itu Trump tidak melakukan jamuan makan bersama dengan kaisar Jepang.

Beberapa fakta diatas menunjukkan bahwa Era Heisei yang dipimpin oleh Kaisar Akihito akan berakhir pada tanggal 30 April, kemudian digantikan dengan era baru Reiwa yang akan dipimpin oleh sang Putra Mahkota dan menjadi Kaisar, Naruhito yang berumur 59 tahun. Pada tanggal 1 Mei 2019, Naruhito akan dilantik menjadi Kaisar Jepang dengan karakter sastra Jepang klasik.

Beberapa sumber menjelaskan bahwa Donald Trump didampingi oleh istri, Melania, akan hadir dalam jamuan Kaisar Jepang yang baru dan akan membahas tentang kuatnya ikatan aliansi antara kedua negara tersebut. Hal ini juga menegaskan bahwa hubungan antara masyarakat Amerika dengan Masyarakat Jepang itu sangat baik dan kuat serta memperkuat kerja sama kedua negara.

Fakta-Fakta Era Baru Reiwa

  1. Sekretaris kabinet, Yoshihide Suga, mengangkat sebuah plakat bertuliskan huruf kanji reiwa yang diabil dari manyoshu. Ini baru pertama kalinya nama kabinet diambil dari literatur klasik Jepang, padahal sebeumnya diambil dari kanji dan ataupun literatur China.
  2. Dari nama kabinet yang digunakan, kata “Rei” memiliki arti “aturan” dan juga “menguntungkan”, sedangkan “Wa” memiliki arti “harmoni”.
  3. Fakta menarik lainnya pada pengangkatan kaisar baru sekarang, nama kabinet telah diumumkan ketika kaisar sebelumnya masih hidup dan hal ini berbeda dengan kabinenet sebelumnya yaitu kabinet Heisei, Showa, Taisho dan juga Meiji.
  4. Kaisar Akihito mengumumkan keinginannya untuk turun dari jabatan yang diembannya sejak 8 Januari 1989 dikarenakan faktor usia dan kesehatan dirinya, sehingga memutuskan untuk diganti oleh sang putra mahkota, Naruhito.
  5. Uniknya lagi, Jepang sampai sekarang masih menggunakan kalender dengan gaya China dalam beberapa dokumen publik dan pencatatan komputer meskipun Jepang menggunakan kalender Gregorian.

Beberapa fakta diatas menjelaskan bahwa akan ada era baru dari negara tirai bambu tersebut. Fakta-fakta yang membedakan cara pengangkatan pemimpin dari kabinet sebelumnya memberikan bukti bahwa akan ada hal yang baru di Jepang, Sebagai negara yang maju dalam berbagai sarana pemerintahan dan negara, bahkan langsung setelah pengangkatan kaisar baru Jepang negara Amerika akan lebih memperkuat lagi ikatan aliansi antar kedua negara besar tersebut.